Tak Harus Pakai Obat, Banyak Cara untuk Sehat

Jakarta, Jika mau berusaha, maka akan ada banyak cara untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Penelitian ilmiah membuktikan, berbagai cara yang tidak pernah terbayangkan ternyata sama hebatnya dengan obat dalam mengatasi penyakit.

Jangan buru-buru mencibir jika seseorang menganjurkan untuk memasang lampu berwarna biru di wastafel. Demikian juga bila seseorang memutar musik saat nyeri punggung sedang hebat-hebatnya, sebab manfaat dari tips-tips tersebut telah terbukti secara ilmiah.

Berikut ini adalah beberapa cara unik yang manjur dalam mengatasi berbagai gangguan kesehatan, dikutip dari MensHealth, Minggu (11/7/2010).

Meniup didgeridoo untuk atasi Sleep Apnea
Namanya mungkin kurang familiar, karena alat musik tiup ini berasal dari pedalaman Australia. Meskipun demikian, alat musik tradisional warisan suku Aborigin ini sebenarnya sering digunakan dalam komposisi musik etnik maupun jazz.

Manfaat didgeridoo untuk mengatasi gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea) dibuktikan dalam sebuah penelitian di British Medical Journal. Pada 25 penderita sleep apnea yang diamati, kursus meniup didgeridoo selama 4 bulan bisa menurunkan frekuensi rasa kantuk di siang hari hingga 3,5 kali.

Menurut peneliti, meniup didgeridoo membuat otot mulut dan tenggorokan lebih kuat sehingga menggurangi kecenderungan untuk menutupi saluran napas. Apabila saluran napas sudah lega, tidur malam menjadi lebih nyenyak dan siang harinya tidak mengantuk.

Mendengarkan musik untuk atasi nyeri punggung
Sebuah penelitian di Cleveland Clinic mengungkap, rutin mendengarkan musik 1 jam/hari selama sepekan dapat mengurangi nyeri di bagian punggung bawah (area lumbar) sebanyak 20 persen. Selain membuat otot lebih rileks, musik diduga turut berperan dalam melepaskan hormon stres yakni kortisol.

Menurut penelitian tersebut, efeknya akan lebih optimal apabila musik yang didengarkan adalah musik kesukaan. Jenis musik apapun yang dipilih akan memberi efek yang sama, lebih bagus dibandingkan jenis lagu pilihan orang lain di radio.

Cherry segar untuk tingkatkan kekuatan dan kebugaran otot
Bila ingin meningkatkan kekuatan untuk angkat beban, cobalah mengkonsumsi cherry segar. Penelitian di University of Vermont mengungkap, 2 gelas besar jus cherry tiap hari dapat meningkatkan kekuatan otot sebanyak 18 persen dan mempercepat pemulihan nyeri otot menjadi sekitar 1 hari saja.

Kandungan yang membuat cherry begitu manjur tak lain adalah antiradang dan antioksidan. Menurut peneliti, kandungan tersebut akan mencegah kerusakan molekuler otot saat terjadi kontraksi dengan kekuatan penuh.

Suntik botox untuk redakan gejala kanker prostat
Bukan hanya untuk wajah, botox ternyata juga bisa disuntikkan di bawah perut. Bagi penderita kanker prostat, cara ini dapat meredakan hingga gejala seperti buang air kecil yang sering dan disertai rasa nyeri hingga 30 persen.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Urology International, suntik botox pada pria muda lebih efektif dibandingkan obat dan pembedakhan sekaligus bebas risiko disfungsi ereksi. Selain itu, efeknya akan berlangsung lama sehingga dalam setahun hanya butuh 1 kali penyuntikan oleh dokter yang berpengalaman.

Saling berkirim SMS untuk berhenti merokok
Upaya untuk berhenti merokok memang lebih mudah jika dilakukan secara berkelompok. Selain dengan pertemuan rutin, anggota kelompok juga bisa saling memberikan motivasi lewat SMS.

Menurut penelitian di University of Auckland, cara ini bahkan lebih efektif. Pada seorang perokok yang setiap hari menerima SMS berisi tips, semangat dan inspirasi terkait upaya berhenti merokok, kecenderungan untuk benar-benar berhenti menjadi 2 kali lipat lebih besar.

Lampu warna biru untuk atasi bau mulut
Panjang gelombang yang dipancarkan oleh lampu dengan warna tertentu ternyata punya dampak bagi kesehatan. Ketika peneliti mencoba meletakkan sampel air ludah di bawah beberapa lampu dengan warna berbeda, ternyata jumlah bakteri paling sedikit ada pada liur yang disinari lampu berwarna biru.

Hingga saat ini memang belum ada produk lampu kesehatan berwarna biru yang khusus ditujukan untuk mengatasi bau mulut. Namun penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Microbiology tersebut menggunakan jenis lampu biru yang sama dengan lampu yang dipakai dalam perangkap nyamuk atau serangga, sehingga menyalakan lampu semacam itu di wastafel saat menyikat gigi sepertinya bisa menjadi ide yang bagus.
(up/ir)

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: