Warna Urine Bisa Jadi Indikator Kesehatan

Jakarta, Urine bukanlah sekedar produk limbah dari tubuh. Berbagai tes kesehatan dilakukan dengan memanfaatkan urine. Bahkan warna urine dapat dijadikan indikator kesehatan. Bagaimana caranya?

Urine merupakan produk limbah dari tubuh yang tidak mengandung racun. Urine mengandung 95 persen air, 2,5 persen urea dan sisanya 2,5 persen merupakan peleburan hormon, enzim, garam dan mineral.

Urine normal biasanya akan berwarna kuning bercahaya, karena merupakan hasil ekskresi (pengeluaran) pigmen yang ditemukan dalam darah yang disebut urochrome. Tapi urine bisa berubah warna, sesuai dengan makanan atau penyakit yang diderita seseorang.

Seperti dilansir dari SheKnows, Kamis (1/7/2010), berikut beberapa warna urine dan indikasinya:

Warna jernih atau tidak berwarna

  1. Terlalu banyak minum cairan. Hati-hati, jangan terlalu banyak minum karena juga bisa membahayakan tubuh. Minum air disesuaikan dengan berat badan (berat badan 60 kg berarti minum 2 liter air per hari).
  2. Gangguan hati, seperti hepatitis virus akut atau sirosis. Tapi ini biasanya ditandai dengan gejala lain, yaitu menguning, kulit kuning, mual, muntah, demam dan kelelahan.


Warna kuning cerah atau neon

Suplemen vitamin yang diminum terlalu berlebihan atau tidak diserap oleh tubuh.

Warna kuning gelap atau emas
Dehidrasi. Perbanyak minum, tapi sesuaikan dengan berat badan Anda, jangan sampai justru minum berlebihan.

Warna merah muda atau merah

  1. Terdapat darah di urin dari ginjal atau infeksi kandung kemih. Jika Anda mengalami sakit di punggung atau perut bagian bawah, urgensi kemih, dan merasa seperti demam, maka segera konsultasi ke dokter.
  2. Makan makanan berwarna merah atau merah muda terlalu banyak, seperti bit, berry atau pewarna makanan.
  3. Efek samping dari beberapa obat pencahar.


Warna oranye atau jingga

  1. Efek samping obat
  2. Makan terlalu banyak jeruk atau makanan merah, seperti bit dan biji-bijian atau makanan dengan pewarna buatan.
  3. Dehidrasi


Warna biru atau hijau

  1. Efek samping obat tertentu
  2. Makan makanan hijau terlalu banyak, seperti asparagus atau makanan dengan pewarna buatan biru atau hijau.

Warna coklap gelap atau seperti teh

  1. Gangguan hati, terutama jika disertai dengan tinja berwarna pucat dan kulit kuning
  2. Efek samping obat tertentu

Warna berawan atau keruh

  1. Infeksi saluran kemih. Jika Anda mengalami sakit di punggung atau perut bagian bawah, urgensi kemih, dan merasa seperti demam, maka segera konsultasi ke dokter.
  2. Batu ginjal, biasanya disertai dengan rasa sakit yang lain, segera konsultasikan ke dokter.
  3. Terlalu banyak makan asparagus.

(mer/ir)

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: